Era Mesin Injeksi Tiba, Harus Diterima Dengan Lapang Dada

foto: blognya mitra

“Jupiter Z1 sudah menganut sistem pengapian injeksi bro.” Ujar blogger, bro Mitra, saat diskusi via bbm beberapa waktu lalu. Hal itu terjadi sesaat sebelum kami tiba bersama di ajang pengenalan motor bebek injeksi tersebut di bilangan Senayan. Well, injeksi sepertinya bakal menjadi tren. Jika perintis motor sport injeksi adalah Yamaha Vixion, maka kini sudah ada motor matic bahkan bebek injeksi. Kenapa injeksi? Mungkin, alasannya karena ramah lingkungan dan minimnya biaya perawatan dibandingkan mesin dengan karburator. Yah ini masih bisa diperdebatkan sih.

Perbedaannya cukup jelas. Jika karburator, harus dibongkar, dibersihin dengan bensin. Diputer skrupnya, puter ke kiri, puter ke kanan dan lain-lainnya. Sementara dengan injeksi, cukup disetting dengan alat yang sudah ada, dan mesin selesai disetting tanpa perlu ribet. Tapi sekali lagi, ini masih bisa diperdebatkan. Masalahnya adalah apakah konsumen sudah siap?

“Gue rada gak suka pake injeksi, gak ada kebebasan nyetting mesin. Semuanya udah diserahin ke komputer. Kayaknya gmana gituh…” itu adalah jawaban seorang kawan ketika ditanya minatnya pada motor injeksi. Kawan tersebut mungkin masih suka ngutak-atik mesinnya, seperti layaknya kebanyakan konsumen. Ini mungkin perspektif konsumen yang kurang representatif, tetapi ada betulnya juga sih. Seakan orang yang suka utak-atik mesin sesuai keinginan, bakal kehilangan “kekuasaannya”. Kecuali sanggup beli alat untuk menyetel mesin injeksi itu sendiri. :D

Lalu apa yang membuat konsumen bakal membeli Jupiter Z1? Kalau menurut penulis, besar kemungkinan karena desainnya, karena nama perancang M1, R1 dan R6. Mr. Takada diklaim turun tangan langsung untuk mendesain motor bebek ini. Dan harus diakui, desainnya memang lebih enak dilihat. Dari sisi teknologi, jelas baru, karena menggunakan injeksi. Saat diskusi, dikatakan teknologi injeksinya tidak berbeda dengan yang diterapkan di Vixion. Mesin injeksi memang selalu diklaim lebih hemat, ekonomis dan ramah lingkungan. Mudah-mudahan masyarakat yang membeli motor ini, sadar untuk tidak gebar-geber mesinnya di sumpeknya jalan raya jabodetabek ini.

Well, era Injeksi sepertinya tidak akan terhindar. Selain dari tuntutan regulator yang meminta produsen memproduksi mesin yang ramah lingkungan, dan mungkin juga kemudahan perawatan yang dikhususkan untuk pelanggan. Motor skutik, bebek dan sport injeksi sudah mulai merajalela. Bagi penikmat karburator, yah pasrah saja yah. :D

About these ads

9 comments on “Era Mesin Injeksi Tiba, Harus Diterima Dengan Lapang Dada

  1. kalo menurut saya sih, injeksi sangat sensitif dengan yang namanya arus listrik. arus listrik yang nyuplai kebutuhan motor error, mau gak mau diganti.

    dan untuk yang suka oprek-oprek masalah kelistrikan rada terbatasi nih dengan adanya sistem injeksi :(

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s