Foto ini diambil penulis beberapa waktu lalu, saat hujan mengguyur Jakarta di malam hari. Hujan yang terlalu deras, dan tidak ada kepentingan yang mendesak, maka penulis terpaksa berteduh di bawah kolong jembatan tol cawang. Saat itu hanya beberapa pengendara motor yang berteduh. Maklum, waktu sudah menunjukkan pukul 22.00.
Saat sedang berteduh itulah, motor dengan “side rack” ini menyita perhatian penulis. Gila. Itulah kata-kata yang bisa diberikan. Motor bebek ini membawa yang tampaknya seperti rak sepatu dari plastik. Diikat di bagian kiri dan kanan belakang, jelas sekali bakal memengaruhi keseimbangan berkendara. Dan kemungkinan besar menghalangi sudut pandang dari spion. Dari situ saja, 2 faktor penting berkendara sudah terdegradasi alias kompromi.
Jika dipikirkan secara jujur, pastinya hal ini lebih efisien ketimbang harus sewa taksi atau angkot. Tapi tidak dipungkiri pula, resiko kecelakaan meningkat seiring dengan diabaikannya dua faktor di atas tadi. Sialnya, kecelakaan di jalan raya kerap melibatkan orang lain. Hal ini tak lepas pula dari buruknya transportasi publik & payahnya penerapan hukum di jalan. Miris. Semoga si bapak selamat tiba di tujuan.(Hnr)

moga ekonomi kita makin membaik….saya yakin si bapak pasti lebih milih ga capek2 ngangkut seperti di atas klo ada plihan lain yg sesuai untuknya
Keselamatan umum harganya murah. Kalau jatuh dan mencelakakan yg lain kita cukup minta maaf.
http://7leopold7.wordpress.com/2012/11/27/yamaha-r6-kecelakaan-maut/
siderack type baru..