Earth Hour, 1 Jam Demi Masa Depan Yang Lebih Sehat

Beberapa menit lagi, sebuah kampanye lingkungan hidup bernama Earth Hour akan dilakukan secara serentak di Indonesia, tepatnya di Jakarta dan juga di seluruh dunia (waktu setempat). Eart Hour adalah sebuah gerakan atau ajakan moral kepada seluruh penduduk dunia, dimanapun berada untuk bersedia mematikan seluruh peralatan listrik dan lampu di tempat tinggal/kerja masing-masing. Walaupun hanya 1 jam, aktivitas ini mampu menghasilkan penghematan energi yang luar biasa. Yang tentu saja berdampak pada pengurangan emisi gas yang dihasilkan. Otomatis pula mengurangi pemanasan global.

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Tahun ini, ibukota Indonesia, DKI Jakarta diputuskan untuk menjadi kota percontohan gerakan lingkungan hidup ini. Respon positif pun bersambut. Beberapa landmark kota Jakarta akan dimatikan listriknya untuk menunjukkan kepedulian pemprov DKI Jakarta terhadap lingkungan ini. Baca lebih lanjut

Susah banget untuk tertib ya?!

Entah kenapa, di Jakarta, melanggar lalu lintas seperti menghirup udara ke paru-paru. Para pengemudi/pengendara kendaraan bermotor, berlomba mencetak “prestasi”; tidak sabar menunggu lampu lalu lintas berubah menjadi hijau, berhenti melewati garis putih dan lain sebagainya. Padahal, rambu lalu lintas dibuat tidak hanya untuk ketertiban, melainkan demi meminimalisir kecelakaan lalu lintas.  Ya sudahlah. Daripada ngomel, mending saya dokumentasikan saja “prestasi” harian dari para pengendara motor di Jakarta tersebut. Baca Selanjutnya…

By bodats Posted in Tidak Dikategorikan Dengan kaitkata

Bermodalkan Tehnik Safety Riding, Menempuh Jalan Gelap

Pengalaman menarik tadi malam (05/03)  diawali dengan permintaan salah seorang paman saya, untuk diantar ke rumahnya di daerah Tambun, Bekasi. Maka saya pun bersedia. Dari rumah saya di daerah kota Bekasi, dekat Mall Metropolitan, kami melalui jalur kalimalang, untuk selanjutnya belok ke perempatan Bulak Kapal dan lanjut ke arah Tambun. Nah, ketika mulai lepas dari daerah Bulak Kapal inilah saya mendapat pengalaman menarik.

Setelah mengambil arah kanan dari perempatan Bulak Kapal, penerangan jalan masih maksimal. Lampu jalan yang berwarna kuning, menerangi jalan, memberikan rasa percaya diri berkendara. Kondisi lalu lintas pun tidak terlalu ramai. Namun tak lama kemudian, tiba-tiba saja tidak ada penerangan sama sekali. Baca Selanjutnya…

Akibat Ngebut Kala Hujan Mengguyur.

Dari Arsip Tulisan Tahun Lalu.

Dear bro n sis, kejadian ini terjadi Selasa (28/10/2008) lalu. Tempat kejadian di jalan raya kalimalang. Tepatnya sebelum lampu merah Caman, di sekitar tempat makan bakmie Yamin, mengarah ke Bekasi. Malam itu, setelah sorenya hujan deras, hujan rintik-rintik tak henti mengguyur Jakarta dan sekitarnya. Berangkat dari arah Kebayoran, untuk safety, saya mulai mengenakan jas hujan dan sendal gunung (belum beli sepatu boot), helm dan sarung tangan.

Sepanjang perjalanan Gatot Subroto – MT. Haryono – Cawang, bohay berada pada kecepatan cukup rendah. Antara 30-40 km/jam saja. Hal ini disebabkan minimnya jarak pandang, permukaan jalan yang licin dan genangan air dimana-mana. Memasuki jalan Kalimalang, lalu lintas masih terbilang cukup ramai. Lepas dari lampu merah Lampiri, sempat terlihat sebuah motor matic berkecepatan tinggi, mendahului saya, Baca lebih lanjut

Untung Gue Ganti Helm!

Helm Full FaceTulisan ini berawal dari sebuah kejadian beberapa bulan lalu.

Tak pernah menyangka sebelumnya. Bahwa sebuah tindakan sederhana yang saya lakukan, bisa membantu menyelamatkan nyawa seseorang (kalo boleh dikatakan demikian). Orang itu tidak lain adalah sepupu saya. Sekitar bulan Oktober tahun 2008 lalu, ia mengalami kecelakaan sepeda motor. Tak lama setelah kecelakaan itu, saya sempat berbicara dengannya. Dalam diskusi singkat itu, ia mengatakan sesuatu yang menyebabkan saya membuat tulisan ini.

Saudara sepupu saya ini, namanya Anes. Pertengahan tahun lalu, ia baru saja membeli sebuah motor bebek Honda Revo. Beberapa minggu setelahnya, ia berkunjung ke rumah. Pada saat kunjungan itulah saya memerhatikan helm yang didapatnya sebagai bonus pembelian sepeda motornya. Helm ini pernah santer dibahas di milis karisma honda cyber community. Banyak yang ragu dengan bentuk helm yang ringkih dan tidak meyakinkan itu. Bahkan beberapa orang menyebutnya helm “SHREK” karena mirip dengan penutup kepala yang digunakan oleh tokoh animasi film Shrek ketika menyelamatkan putri Fiona. Baca Selanjutnya…