Moto Profile: Ducati Hypermotard 796

Inilah sebuah varian dari merk motor yang menjadi kebanggaan orang Italia, Ducati. Ya, bernama lengkap Ducati Hypermotard, motor satu ini tidak bisa tidak membuat pecinta sepeda motor tertegun. Dengan bentuk yang ramping namun padat, motor bergaya supermoto ini pantas menjadi pusat perhatian. Nah, hal itu pula yang terjadi saat penulis memergokinya beberapa bulan lalu saat launching Showroom Ducati di kawasan SCBD (Sudirman Central Business District) tahun lalu. Dengan semangat berbagi, yuk kita tengok catatan singkat tentang Hypermotard.

“Dilahirkan” awal 2007, motor ini menjadi pesaing KTM dan Husqvarna yang sebelumnya cukup mendominasi produksi kelas motor berjenis supermoto. Satu tahun sebelum diluncurkan, Ducati terlebih dahulu membuat semacam microsite, untuk meminta pendapat para Ducatista (sebutan bagi pemilik, penggemar dan pengendara Ducati), seperti apa supermoto yang mereka inginkan. Jadi, dapat dikatakan, generasi pertama Hypermotard lahir dari gagasan pecinta Ducati.

Generasi pertama dibagi menjadi dua,  tipe 1100 dan 1100S. Dengan mesin Desmodromic 1100cc, Hypermotard dapat mencapai kecepatan maksimal hingga 201 km/jam. Tapi tentu saja, banyak penggunanya sudah merasa “cukup” mencapai kecepatan 160 km/jam saja. Hal ini mengingat tingginya riding position serta tidak adanya windshield seperti layaknya moge. Tentu saja hantaman angin menjadi pertimbangan. Toh, Hypermotard sepertinya tidak diciptakan untuk pembalap yang suka ngebut. Maklum, dengan sedikit tampilan “naked”, Hypermotard dikhususkan bagi penggemar supermoto yang ingin merasakan sensasi off-road, tanpa harus kehilangan taring saat on the road.  Kini, dengan beberapa perubahan, tipe 796 adalah model mutakhir 2010.

Selain kapasitas mesin dan merk Ducati, harus diakui, desain Hypermotardlah yang begitu menarik perhatian. Hypermotard memang didesain dengan mengedepankan konsep fungsional dan minimalis. Lihat saja bagaimana rangka kokoh khas Ducati bercokol diantara mesin dan body. Tangki bensin yang ramping serta lampu utama yang terkesan menantang siapapun yang melihatnya. Dengan riding position yang tinggi dan sedikit tegak, sang pengendara Hypermotard dipastikan bisa memesona siapapun yang melihatnya. Dan Ducati memang tidak tanggung-tanggung. Perhatikan handguard stang motor yang juga dilengkapi dengan lampu sein. Lalu dimana kaca spion-nya? Inilah fleksibiltas Hypermotard. Kaca spion berada persis di masing-masing stang kanan dan kiri. Bisa dilipat, dan diatur sesuai kebutuhan. Jika on the road, digunakan. Jika off the road, bisa dilipat.

Tampang saja memang tidak bisa menjamin Hypermotard ampuh di dua medan. Hal itu sepertinya sudah diperhitungkan oleh perancangnya. Untuk mengimbangi kekuatan mesin, sistem rem Brembo 4 piston, dua kaliper bertengger di depan, dengan pasangan disc brake 305mm. Sementara di belakang, dua piston, dengan disck brake 245mm. Tak lupa sebuah single-sided swing arm (lengan ayun tunggal) yang ditemani oleh monoshock Sachs (Öhlins untuk tipe S). Suspensi depan menggunakan Marzocchi fully adjustable (bisa disesuaikan). Seakan tidak cukup, ban ukuran 120/70 (F) dan 180/55 (R) , siap menemani berpetualang. Tentu saja dengan velg ukuran 17 inch yang terbuat dari aluminium alloy.

Hypermotard, berbeda dengan tipe ducati lainnya, bisa dikatakan adalah multipurpose motorcyle. Ia bisa dibawa ke medan offroad, menjelajahi hutan dan jalan kerikil. Namun ia juga bisa dibawa plesiran keliling atau ke luar kota tanpa kehilangan pesona sebuah supermoto, tentunya dengan ciri khas Hypermotard ala Ducati.(hnr)

Data Teknis Silahkan Lihat Di sini.

Galeri (Foto: bodats & Ducati)

Iklan

7 comments on “Moto Profile: Ducati Hypermotard 796

  1. asli..ni motor keren banget!!
    di deket rumah ada bule bawa ni motor, gahar abis euy….
    hanya bisa memandanginya dari belakang…dua knalpot segede bazooka emang mantaff…
    tapi satu, suaranya yg standar ngga gahar.. -_-‘

Tinggalkan Balasan & Jangan Tampilkan Link Lebih Dari 1.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s