Ketika Sepeda Motor Jadi Barang Langka

Singapura, dengan kemajuan teknologi dalam bidang transportasi massalnya, memang sudah tidak diragukan lagi. Dari mulai jaringan kereta bawah tanah MRT (Mass Rapid Transit), bis kota yang nyaman hingga taksi yang variatif dengan ketepatan waktu.  Nah, mungkin karena transportasi massalnya bisa diandalkan dan terjangkau, bis dan MRT jadi pilihan utama. Lalu bagaimana dengan sepeda motor?

Jangan berharap di Singapura kita bisa melihat kerumuman sepeda motor menyelimuti jalan raya. “Penampakan” para bikers bisa dihitung dengan jari! Bandingkan dengan Jakarta, yang sejauh mata memandang selalu saja ada kendaraan roda dua. Uniknya di sana, apapun jenis motornya, tetap kena biaya jika masuk kawasan ERP (Electronic Road Pricing). Entah itu bebek, matic hingga moge. Dan parkirnya pun demikian. Satu tempat. Mungkin juga, karena jumlahnya yang “langka”, sepeda motor boleh parkir di trotoar depan hotel! Tapi yah kalo ada larangan, tetap saja tidak ada yang nekat memarkir. Monggo dinikmati foto-foto alakadarnya.(hnr)

Matic dan Moge, Parkirnya Setara di depan Hotel Fullerton.

Singaporean Karisma Cyber Community 😀

Kayaknya Ini Box Givi Tipe Baru. Special Edition 😀

Iklan

One comment on “Ketika Sepeda Motor Jadi Barang Langka

Tinggalkan Balasan & Jangan Tampilkan Link Lebih Dari 1.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s