Moto Gear Review: KYT Runner 2

Catatan:
Review yang dilakukan adalah hasil pengamatan independen penulis, dan tidak mendapat tekanan dari pihak manapun, termasuk produsen yang mengeluarkan produk. Review ini juga tidak bisa dijadikan acuan ataupun standar dalam penilaian. Penulis, dengan semangat berbagi dan independensi blogger, hanya memberikan pendapat seobyektif mungkin perihal suatu produk.

Setelah KYT V2R dan Ink CBR600 mampir ke meja review, kini penulis berkesempatan untuk mencoba satu lagi helm produk anak negeri. Setelah melego V2R kepada seorang teman :D, penulis memutuskan untuk mencoba salah satu produk KYT kembali yaitu tipe Runner 2. Sebenarnya penulis sudah sejak lama mengincar jenis helm ini. Namun karena generasi awalnya menggunakan sistem penguncian dagu yang menggunakan mekanisme micro-lock, entah kenapa penulis merasa ragu. Hingga akhirnya dari seorang rekan yang membeli varian terbaru, terlihat bahwa sistem chin strap-nya menggunakan model buckle. Baca lebih lanjut

Iklan

Moto Review: Sarung Tangan Scoyco MC08

Catatan:
Review yang dilakukan adalah hasil pengamatan independen penulis, dan tidak mendapat tekanan dari pihak manapun, termasuk produsen yang mengeluarkan produk. Review ini juga tidak bisa dijadikan acuan ataupun standar dalam penilaian. Penulis, dengan semangat berbagi dan independensi blogger, hanya memberikan pendapat seobyektif mungkin perihal suatu produk.

Setelah sekian lama tidak melakukan review, kali ini penulis berkesempatan kembali melakukannya. Jika sebelumnya penulis membahas Probiker, kali ini giliran Scoyco. Dan seperti biasa, review ini murni hasil pemakaian dan pengalaman oleh penulis. Tentu saja dibuat dengan semangat berbagi ala blogger. 😀 Baca lebih lanjut

Video Promo Honda CBR250R

Honda CBR250R. Monggo dinikmati videonya. (hnr)

Spesifikasi:

2011 Honda CBR250R / CBR250R ABS Technical Specifications:

Engine:
Engine Type: 249.4cc liquid-cooled single-cylinder four-stroke
Bore and Stroke: 76mm x 55mm
Compression ratio: 10.7:1
Valve Train: DOHC; four valves per cylinder
Induction: PGM-FI, 38mm throttle body
Ignition: Computer-controlled digital transistorized with electronic advance
Transmission: Six-speed Baca lebih lanjut

Benarkah Bro Eko RSA Menjadi DPO Polda Metro Jaya?

Bro Eko (di tengah) diapit oleh KHCCErs saat aksi simpatik RSA.

Miris, itulah yang pertamakali hadir di benak saya ketika membaca mailing list RSA (Road Safety Association) kemarin hingga hari ini. Bro Eko, miliser KHCC (Karisma Honda Cyber Community), pengurus RSA dan juga member KCJD (Kings Club Djakarta), tiba-tiba saja diklaim sudah dijadikan DPO (Daftar Pencarian Orang)  Polda Metro Jaya oleh seorang petugas polisi bernama Randy. Pengumuan ini langsung diupload di akun Facebook-nya dan juga blog SSFC Depok, klub tempatnya bernaung. Diduga, Randy adalah petugas polisi yang berselisih paham dengan bro Eko ketika hendak berangkat kerja. Berikut adalah kronologis berdasarkan keterangan bro Eko di milis RSA. Baca lebih lanjut

Jeremy Burges: “It will be a Ducati”

Jeremy Burgess, arsitek di balik kehebatan Rossi dan Yamaha M1. Foto: wikipedia.

Beberapa waktu lalu, penulis membuat artikel perihal teka-teki orang-orang terdekat Valentino Rossi, terkait kepindahannya ke Ducati untuk musim 2011 nanti. Dari sumber yang penulis dapat, tidak ada yang berani berspekulasi akan kemanakah, Jeremmy Burgess, “the man behind the man”. Burgess, adalah arsitek dibalik kesuksesan para pembalap kenamaan seperti Wayne Gardner, Mick Doohan dan (tentunya) Rossi. Tentu saja, sikap Burgess atas kepindahan Rossi ditunggu banyak pihak. Sebagian besar sepertinya berharap ia tetap mendampingi “the doctor”.

Banyak pembaca blog ini menanyakan, mengapa penulis mempunyai pendapat yang berbeda dengan blogger lainnya (beberapa blogger menulis Burgess resmi pindah ke Ducati). Penulis pun menjawab bahwa belum ada situs/pernyataan resmi dari pihak manapun (Burgess, Rossi, Ducati & Yamaha) yang menyatakan ia (Burgess) pindah, tetap di Yamaha atau pensiun. Itu sebabnya, dalam artikel tersebut, penulis memberikan tanda tanya di akhir kalimat.

Adalah Sportrider.com yang akhirnya membuka tabir tersebut. Saat berlangsungnya MotoGP seri Philip Island, Jeremy Burgess berhasil diwawancarai, dan jelas sudah sikapnya. Berikut adalah kutipan wawancara Sportrider.com dengan Jeremy Burges. Baca lebih lanjut