Inilah “Dosa” Bikers…

Saya seorang pengendara sepeda motor. Tapi saya juga benci “ras” pengendara sepeda motor. Kenapa? Rasanya tidak perlu panjang lebar menjelaskan. Apalagi jika anda merasakan sendiri lalu lintas di Jakarta dan sekitarnya. Meminjam istilah seorang kawan, hampir semua pengendara motor di Jakarta bawa motor kayak orang kesurupan. Melanggar aturan, tidak menghargai pengendara lain dan juga ugal-ugalan. Tidak ada kesadaran bahwa nyawanya, dan bahkan nyawa orang lain bisa melayang karena tingkah laku mereka.

Singkat kata, saya ingin berbagi dan inilah”dosa” pengendara motor yang membuat saya kesal dan keki:

1.       Memotong jalur kendaraan lain, tanpa memberikan sinyal/isyarat.
2.       Belok ke kiri/kanan, tanpa menyalakan lampu sinyal.
3.       Berjalan pelan, di lajur kanan.
4.       Sibuk memencet hape atau mengobrol via hape saat berkendara.
5.       Saat macet parah, mengambil jalur kendaraan dari arah yang berlawanan.
6.       Saat hujan, berteduh di bawah jembatan atau halte, namun membiarkan motornya memenuhi badan jalan.
7.       Naik ke trotoar.
8.       Tidak memberikan kesempatan kepada mobil/motor yang hendak memutar balik.
9.       Menggunakan strobo dan sirene. Padahal dirinya bukan aparat yang ditunjuk.
10.    Mau menambahkan? Monggo…

(hnr)

17 comments on “Inilah “Dosa” Bikers…

  1. 10. Tidak memberi kesempatan penyebrang jalan
    11. Nyerobot jalur orang lain
    12. Nerobos lampu merah
    13. Lampu rem mati atau warna putih menyilaukan

  2. banyak lagi coy sebenernya tapi dah cukup muak liatnya
    mending dari diri sendiri ajah yang menjaga dan menghindari kontak fisik tsb 😀

  3. Satu lagi :
    Biker SMS
    Apa itu motor SMS?
    Itu loh, motor2 jenis skutik atau bebek (motor yg identik dengan orang miskin), tapi doyan pake knalpot racing abal2 yang suaranya menggentarkan seantero negeri biar diperhatiin orang, dan kalo jalan di lingkungan komplek, suka maen geber2 gas seenaknya (sombong bener ya), mengganggu ketentraman warga. Ckckckck….motor baru skutik ama bebek aja sombongnya setengah mati. Dasar biker SMS….
    SMS = Sudah Miskin Sombong

    • haduh bro…kurang tepat juga kalo menghubungkan jenis motor dengan taraf ekonomi.
      menurut ane lebih tepat jika menghubungkan biker SMS itu dengan taraf berpikir mereka yg masih rendah..

      kasian tho..coba bayangken…mereka itu (barangkali) penghasilannya pas-pasan tapi diiming-imingi oleh iklan skutik dan bebek dari ATPM yang gampang banget kepemilikannya…tinggal depe sekian ratus ribu atau bahkan nol rupiah, sudah bisa bawa pulang motor..

      kasian rakyat kita yang seharusnya bisa menabung dengan penghasilan tersebut, taraf berpikirnya harus dibelokkan oleh iming-iming ATPM dan setan kredit..

      itu…betul-betul…PEMBODOHAN OTOMOTIF…

      yang dipicu dan diperparah oleh buruknya transportasi massal..

      btw..izin bahas komentar bro Basho di blog ane yaa…keren nih komentarnya.. :mrgreen:

  4. Gak pake helm dng alasan jaraknya dekat, jalan kampung, bikin gerah n sumpek, kepala jadi pusing, kayak power rangers, gak da polisi…..

  5. 14. ugal-ugalan
    15. nyenggol spion mobil dan lari, namun saat spionnya disenggol oleh mobil marah-marah
    16. sering kali yang kecil mendzolimi yang besar seperti halnya contoh di no. 15, dan juga kecelakaan yang terjadi tidak seluruhnay salah mobil namun pembelaan masyarakat dan sesama bikers selalu saja berpihak ke pengendara motor

Tinggalkan Balasan & Jangan Tampilkan Link Lebih Dari 1.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s