KetikaTim Ring of Fire Kembali ke Jakarta, Sebuah Catatan Blogger

Mengapa di Café Batavia? Itu adalah pertanyaan yang menggantung di benak penulis ketika bro Andry menyampaikan undangan untuk menyambut rombongan Ring of Fire Adventure, sebuah ekspedisi yang menggunakan kendaraan bermotor mengelilingi nusantara. mengapa tidak di tempat lain, yang lebih akrab dengan bikers? Itu pula yang kembali jadi pertanyaan yang selalu ada di benak penulis saat menuju lokasi, di sela-sela ruwetnya lalu lintas Jakarta.

Dan ketika tiba disana, penulis lumayan bingung. Atmosfer biker yang diasumsikan hadir, justru kurang kental. Tidak ada komunitas bikers, tidak ada rekan-rekan blogger-bikers yang saya kenal. Hanya tampak beberapa rekan media. Makin linglung saja perasaan ini. “Sob, gak salah nih acaranya? Kok kayaknya yang bikers Cuma kita doang? Baca lebih lanjut

Tim Ring of Fire sudah tiba di Jakarta!

Hari ini, setelah 50 hari melakukan perjalanan dengan sepeda motor plus kendaraan mendukung, tim ekspedisi Ring of Fire berhasil menyelesaikan perjalanan tahap pertama. Laporan lengkapnya akan diturunkan dalam artikel berikutnya. Selamat kepada tim Ring of Fire.(Hnr) Terkirim dari bastard system #77 v.69

By bodats Posted in Tidak Dikategorikan

Ketika Sang Bocah Meniru Bapaknya…

Anak kecil cenderung meniru apa yang dilihatnya. Termasuk apa yang dilakukan oleh orang tuanya. Ini bukan isapan jempol belaka, melainkan sebuah fakta. Tidak percaya? Lihat apa yang anak anda lakukan ketika berada di posisi mengemudi di motor. Hampir pasti, dia akan melakukan apa yang ayahnya lakukan setiap hari. Tidak percaya? Silahkan lihat video di bawah ini. Iklan TV (TVC) ini dibuat oleh The Sussex Safer Roads Partnership, sebuah lembaga yang peduli terhadap keselamatan di jalan raya. Disutradarai oleh Daniel Cox, iklan ini mengingatkan kita untuk sadar bahwa pendidikan keselamatan berkendara dimulai dari lingkup terdekat; keluarga. Ride Safe or Stay @ Home.

 

Bikers Brotherhood MC Ultah ke-23! Datang Euy…!

Bikers Brotherhood MC kembali mengadakan acara meriah. Jika Mei lalu mengadakan Classic Bike Racing di Sentul, kali ini justru event sakral dan besar yang akan diadakan. Yup, Tahun ini BBMC (Biasa disebut demikian) merayakan ulang tahunnya yang ke-23. Lahir tahun 1988 (ayo ngaku, tahun segitu bro n sis udah lahir atau belum?), dan tetap eksis dan disegani hingga detik ini, BBMC untuk kesekian kalinya mengajak masyarakat bikers dan juga umum untuk menikmati bersama event besar ini. Baca lebih lanjut

Moto Review: 7gear tankbag

Tank bag. Tas tangki bensin? Untuk sementara, mari kita sepakati dahulu terjemahan bebas ala blogger ini. Awalnya, aksesoris sepeda  motor ini digunakan di motor-motor enduro kelas tinggi seperti BMW R1200GS-nya Charley Boorman dan Ewan McGregor dalam perjalanan mereka (Long Way Round  & Long Way Down). Nah, entah sejak kapan barang tersebut mulai tenar di kalangan bikers Indonesia juga tidak jelas. Yang pasti, tank bag mulai banyak digunakan oleh bikers yang enggan menggunakan box di motornya. Walaupun, pengguna box juga menggunakannya.

Tank bag, seperti namanya, diletakkan di atas tangki bensin sepeda motor. Tapi hanya bisa digunakan di motor model sport/batangan saja karena letak tangki bensinnya yang di depan. Beberapa bulan lalu, saat melakukan perjalanan solo touring, penulis pun menggunakan tank bag. Tapi bukan merk luar negeri yang harganya mahal. Izinkan penulis berbagi pengalaman selama menggunakan 7gear tank bag, produk lokal buatan kang Adet, blogger dan juga biker. Baca lebih lanjut

Woi blogger! Boleh kritik, tapi berdasarkan fakta ya!

Ya, paling tidak itu yang bisa diambil sebagai sebuah kesimpulan dari diskusi Kombi#3 Sabtu (4/6) kemarin. Bertempat di toko buku Leksika, Lenteng Agung, Ary Juliano atau yang kerap dipanggil Ajo “menjamu” otobloggers dengan diskusi ringan, namun padat dan berisi.

Kali ini topiknya soal blogger dan ranah hukum. Mengapa bicara soal hukum? Tentu saja bukan tanpa alasan. Ingat kasus Prita? Tentunya banyak pihak yang menyayangkan kenapa soal keluhan seorang pasien sampai muncul ke permukaan publik serta dituntut pula. Dan akhirnya menjadi preseden yang buruk. Baik bagi dunia blogging, ataupun pihak-pihak yang terlibat. Itu sebabnya, siapapun yang aktif di dunia maya, termasuk blogger, tidak bisa lepas dari jerat hukum. Baca lebih lanjut