Blackberry OS6 = reset mania

Well, sudah beberapa bulan ini penulis menggunakan sebuag gadget yang dielu-elukan oleh banyak orang di negeri ini. Bahkan sudah sering penulis dibilang gak gaul, karena gak punya gadget yang satu ini. Yup, apalagi kalau bukan blackberry? Sejak awal gadget ini muncul, penulis berusaha obyektif. Sebenarnya apa sih kebutuhannya? Setahu penulis, awalnya BB banyak digunakan oleh pebisnis demi kemudahan berkomunikasi untuk urusan bisnis. Misalnya menerima dan membalas email dimanapun, tanpa perlu membuka laptop, harus mencari koneksi Internet. Cukup menggunakan layanan push email, si pengguna bisa melakukannya dimanapun. Lalu ada lagi layanan primadonanya yaitu Blackberry Messanger. Fitur ini memungkinkan antar pengguna BB saling mengirim pesan, entah itu teks sederhana atau format multimedia. Kelebihannya? Gratis! Selain itu, ada juga layanan jejaring sosial macam facebook, twitter, chatting hingga web browsing. Siapa yang tidak tergoda? Menggunakan blackberry sepertinya gmana gituh…

Penulis yang mencoba bertahan dengan prinsip “Gadget not needed unless provoked :D* pun akhirnya harus menyerah. Demi kepentingan komunikasi, terutama di pekerjaan dan lelah melihat si boss cembetut akibat anak buahnya bandel, apa boleh buat (Padahal sih, kalo Cuma push email, pake smartphone biasa juga bisa). Dipinanglah sebuah BB tipe curve 3G. Versi murah & meriah. Kenapa harus 3G? Yah pentinglah untuk ngeblog. 😀

Dan ternyata, setelah menggunakan beberapa bulan, ada satu “olahraga” yang jadi kegemaran penulis. Apa itu? Apalagi kalau bukan hardreset blackberry. Yup! Pengguna blackberry pasti paham maksud penulis. Ketika BB hang (kondisi dimana BB berhenti merespon) maka solusi finalnya adalah reset. “Lu siap-siap aja reset minimal seminggu 2-3 kali seminggu.” Demikian ungkapan seorang kawan yang menjadi pengguna BB selama 2 tahun terakhir.

Sebelum Reset

Sesudah Reset

Pucuk dicinta, mampus pun tiba. 😀 demikian kira-kira pepatah yang cocok menggambarkan apa yang terjadi kemudian. Saat tengah mengutak-atik browsing app tambahan di appsworld, diketahui bahwa app memory yg hanya 256 mb itu, ternyata sudah 0 kilobyte alias tidak tersisa. Nah lho? Kok bisa? Akhirnya terpaksa hard reset dengan cara mencabut batre, dan memasangya kembali. Setelah dilakukan, terbukti memory yang tersisa “membesar”  menjadi 14MB. Hal ini pun mengundang penulis untuk mencari tahu lebih lanjut tentang penyakit BB ini.

Setelah mengarungi lautan dunia maya, penulis menemukan bahwa ini adalah handset BB milik penulis sudah menggunakan OS6, versi terbaru yang juga didapatkan di keluaran terbaru. Namun, justru OS6 ini mempunyai beberapa bug/masalah. Salah satunya adalah memory leak. Yup, sesuai namanya, memory leak ini berarti adanya kebocoran memory entah dimana sehingga mengakibatkan memori seakan-akan hilang tanpa jejak. Solusinya? Ada beberapa macam yang ditawarkan oleh rekan-rekan di berbagai forum BB dunia maya. Mulai dari melakukan penyetelan ulang di bagian universal search hingga melakukan hard reset. Nah yang paling manjur justru yang terakhir, alias hard reset. Dan ini sudah penulis buktikan. Setiap kali mendapat peringatan rendahnya memori, terpaksa melakukan hardreset. Untungnya tidak perlu lagi cabut batre, cukup tekan left ALT + right shift+ del. Jadilah reset itu menyembuhkan penyakit memory leak. Padahal penulis hanya menginstal 5 aplikasi tambahan, dengan rata-rata ukuran 1 mb.

Setelah update OS, masih saja terjadi memory leak

Nah, beberapa waktu lalu, hal ini penulis tanyakan juga kepada akun twitter resmi blackberry di Indonesia yaitu @blackberrybantu. Nah, mereka menyarankan untuk melakukan upgrade OS ke bundle terbaru. Okelah, penulis lakukan upgrade ke 2534. Hasilnya? Sama saja. Awalnya memory cukup stabil, tetapi penyakit itu mulai muncul lagi. Dan terpaksa reset mania beraksi kembali. Jadi berpikir, inikah gadget canggih yang dieluk-elukan oleh banyak orang? Sebegitu canggihnya kah BB sehingga harus ada ritual reset 3 hari sekali?

Jujur, sebuah E63 jadul milik penulis saja tidak merepotkan seperti ini. Memang sih bukan BB. Tapi harganya justru jauh di bawah BB. Tapi perangkat berbasis Symbian itu cukup bandel, tidak boros baterai (BB harus saban hari charge baterai) dan tidak pernah hang. Tapi apa boleh dikata, BB terpaksa digunakan, dan dimaksimalkan penggunaaannya demi mobilitas dan kebutuhan aktivitas sehari-hari. Yang pasti, bukan untuk bergaya ria, apalagi tanpa pulsa didalamnya. :P(hnr)

Iklan

17 comments on “Blackberry OS6 = reset mania

  1. hahaha…br tau y bro,sy jg korbn provokasi pk bb,akhirnya d jual dah tuh bb,mending miara android,org indo emang dodol,g mslh gadget g mslh motor,pk nokiyem dblg jadul,pk pulsar dblg dudul,pdhl kualitas g klh ma nipon

  2. jelek atau enggak, tapi tetep mempesona bagi orang yang belum memakainya *termasuk saya* :mrgreen:

    banyak omongan negatif, bagi yang udah pernah coba. tapi kalo yang belom coba tetep aja rasa penasaran itu tetep ada 🙂

  3. di symbian biasa gitu juga,tapi bisa diakalin dengan cara tidak menggunakan internal memory,seluruh file data dan aplikasi disimpan di memory card dan diberi space bebas sekitar ¼ dari kapasitas kartu memory
    CMIIW

  4. di symbian biasa gitu juga,tapi bisa diakalin dengan cara tidak menggunakan internal memory,seluruh file data dan aplikasi disimpan di memory card dan diberi space bebas sekitar ¼ dari kapasitas kartu memory jadi kalo perlu sebulan sekali cukup soft reset*ini u/ perbandingan saja*
    CMIIW

  5. mas bro coba di downgrade ke os ver 5 saja tp yg terakhir.lbh enteng drpd pake os 6.dulu setau saya curve 3G pake os ver 5 tp mungkin yg baru skrg uda diupgrade ke os 6.os 6 butuh app memory sebesar 512mb setara dengan tipe onyx 2/torch jd gak terlalu jauh memory leaknya drpd curve 3G/onyx 1/gemini yg cuma punya 256mb app memory nya pasti ngos2an pake os 6.salam

  6. Kok sy puas sekali yah pakai bb..mungkin sesuai apa yg sy inginkan dr sebuah gadget.malah menurut sy software nya perkasa sekali,dengan aktivitas yg rapat sekali,bbm group,email,browsing aktiv smua.cm reset 3 hr sekali.

  7. Ping-balik: Akhir ny ku memilihmu (bb gemini) « Fz16 Night Rider

  8. tiap smartphone pny kelemahan masing2 gan , , ,
    baik itu dr os symbian, android, iOS bahkan BB . . .
    masing2 handset psti ada, jd qt nikmatin aja, drpd tu hp di diemin . . XD

Tinggalkan Balasan & Jangan Tampilkan Link Lebih Dari 1.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s