Workshop Injeksi Yamaha, Boleh Juga…

Kamis (22/12) lalu penulis mendapat undangan dari pabrikan Yamaha untuk menghadiri workshop tentang mesin Injeksi dan teknologinya. Bertempat di sebuah cafe di bilangan Jakarta Selatan, Yamaha mengundang tidak hanya blogger dan wartawan, tapi juga rekan-rekan dari komunitas/klub Yamaha.

foto: bro Ardy

Walaupun datang agak terlambat (dan kehilangan jatah makan malam) penulis melihat langkah Yamaha ini cukup pantas diapresiasi. Acara yang juga didukung oleh media Kompas ini, benar-benar bicara tuntas soal mesin Injeksi. Pertanyaanya, mengapa harus mesin Injeksi yang dibahas? Well bagi yang sering memerhatikan isu-isu industri otomotif, sudah hampir dapat dipastikan dalam waktu yang tidak terlalu lama, mesin Injeksi akan membanjiri pasar di tanah air. Ini bukan soal gaya atau pamer teknologi, melainkan memang sudah konsekuensi dari kesepakatan Industri yang tertuang dalam standar EURO 3 yang akan diterapkan per Juli 2013. Artinya semua produk otomotif, mau tidak mau, suka atau tidak suka, harus mengikuti standar tersebut. Salah satu bagian dari standar tersebut adalah penggunaan mesin dengan sistem suplai bahan bakar yang dikontrol dengan Injeksi, bukan lagi Karburator. Dengan Injeksi, dimana ada campur tangan micro komputer, suplai bahan bakar diatur sedemikian rupa sehingga sesuai dengan “permintaan” si mesin. Tentunya dengan pertimbangan efisiensi, hasil gas buang, tenaga yang dihasilkan dan lain-lain. Oh ya, nama teknologi injeksinya adalah Yamaha Mixture JET-Fuel Injection (YMJET-FI). Yamaha mengklaim bahan bakar dapat dihemat hingga 30% jika menggunakan sistem ini.

Secara teknis, workshop ini jika dijelaskan akan sedikit membosankan. Maklumlah, tidak semua berminat dengan hal-hal teknis. Tapi intinya adalah, Yamaha memerkenalkan teknologi Injeksi mili mereka, dan juga menjanjikan bahwa mereka siap dengan trend Injeksi di masa depan. “Kita sudah siap untuk menggelontorkan produk dengan mesin injeksi di dalamnya, bukan lagi karburator. Tunggu saja tanggal mainnya.” ucap seorang staf Yamaha yang enggan disebutkan namanya.

Penulis melihat ini adalah sebuah langkah sosialiasi yang cukup baik dari Yamaha. Dengan melakukan workshop ini, blogger dan juga rekan-rekan media yang belum paham teknologi injeksi bisa lebih mendalami bagaimana sebenarnya teknologi ini bekerja. Dan tentu saja ini bisa berkontribusi positif untuk kampanye Yamaha dalam hal kendaraan yang ramah lingkungan, dan juga produk yang lebih ekonomis untuk masyarakat. Penulis yang tidak terlalu mafhum soal teknis pun mulai tertarik dengan teknologi ini. Paling tidak bisa membuka mata, bahwa teknologi injeksi tidak selamanya ngejelimet. 

Skema mesin Fuel Injection Yamaha. foto: bro Ardy

Lalu bagaimana dengan dukungan purna jual? Seperti yang pembaca ketahui, masyarakat kita banyak yang beranggapan motor bermesin injeksi ribet perawatannya. Terutama menyangkut penyetelan mesin injeksi yang kabarnya memerlukan mesin khusus. Namun Indra Dwi Sunda, PR Corporate & Communication Head Yamaha Indonesia mengatakan, “Sejak 2007 Yamaha telah merancang FI dan saat ini how to maintance dan meningkatkan value-nya agar lebih baik dan meng-Indonesia. Yamaha sudah sangat siap untuk era mesin injeksi dengan dukungan penuh dari para mekanik yang telah dipersiapkan lama dan dibekali pengetahuan tentang FI.”

Terlepas dari klaim tersebut, sepertinya Yamaha harus mulai bekerja lebih keras lagi agar masyarakat paham betul apa itu teknologi injeksi serta keuntungannya buat konsumennya. Karena biar bagaimanapun, konsumen hanya akan membeli barang jika mengandung nilai tambah bagi mereka.(hnr)

Iklan

One comment on “Workshop Injeksi Yamaha, Boleh Juga…

Tinggalkan Balasan & Jangan Tampilkan Link Lebih Dari 1.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s