Giliran Pengguna KRL Teriak

Suasana di dalam KRL Ekonomi Bekasi-Kota

Masih ingat kasus pemberlakuan Loopline KRL Jabodetabek yang ricuh itu? Hingga ratusan pengguna setia kereta menjadi korbannya? Dan dijanjikan pula bahwa sistem ini akan lebih baik? Ternyata tidak demikian yang terjadi. Tenang, ini bukan isapan jempol belaka, ini bukan gossip, tapi fakta. Mungkin bukan fakta murni ala LSM Survey, tetapi cukup empirik mengingat yang membawanya ke ruang publik adalah pengguna KRL. Komunitas ini menamakan dirinya KRL Mania. Mereka adalah pengguna setia KRL, dan menggunakan KRL atas dasar kesadaran pribadi, desakan ekonomi ataupun idealisme dalam hati. Mereka teriak, karena perbaikan tidak kunjung datang. Mereka kesal, karena budaya pelayanan dan komunikasi KAI masih “jadoel”. Mereka marah, karena hak mereka sebagai masyarakat yang sudah membayar pajak, untuk mendapatkan transportasi yang layak, aman dan nyaman tidak diindahkan. Berikut adalah pernyataan sikap rekan-rekan KRL Mania. Semoga saja tidak numpang lewat dan mengeluarkan pernyataan, “Saya Prihatin.”

No : 01/01/12

Jakarta, 30 Januari 2011

Hal       : Evaluasi atas pelaksanaan jalur lingkar KRL Jabodetabek

Lamp    : Baca lebih lanjut