Mantan Pengguna Narkoba Tentang Kecelakaan “Xenia Maut”

Cuplikan saat Korban dievakuasiDari lansiran media, baik cetak maupun elektronik, hampir pasti disimpulkan bahwa pelaku kejadian “Xenia Maut”, Apriani mengkonsumsi narkoba sebelum kejadian berlangsung. Jika di luar negeri, Amerika Serikat misalnya, kategori ini masuk DUI (Driving under the influence). Semua orang tahu, bagaimana bahayanya berkendara saat tidak berkonsentrasi. Jika kita mengantuk saja, dapat berakibat fatal, bagaimana jika menggunakan narkoba.

Nah perihal ini, penulis sempat berdiskusi dengan seorang kawan lama, yang mantan pengguna Narkoba. Pria yang kini bersih dan menjadi pegawai kantoran tersebut mengaku langsung curiga pelaku pengemua Xenia tersebut menggunakan narkoba. Sebut saja nama kawan penulis, si Boim.

“Gue pas lihat di tv, langsung curiga. Kok habis nabrak orang sebanyak gituh, tuh orang biasa aje. Kayak gak merasa bersalah. Sibuk ngetik di hapenya. Saat itu gue langsung curiga, nih cewek kayak lagi atau habis make (menggunakan narkoba).” ujar pria berkacamata tersebut saat melihat tayangan kecelakaan di tv.

“Kok, lu bisa tahu?” tanya penulis lagi. Baca lebih lanjut

OBI Sikapi Kecelakaan “Xenia Maut”

Cuplikan saat Korban dievakuasi

Ini sekedar re-posting pernyataan sikap OBI yang secara resmi dikeluarkan kemarin malam, kurang lebih 6 jam setelah kejadian tragis di sekitar Tugu Tani, yang menewaskan 9 orang. Yuk, kita lebih berhati-hati di jalan.

===============================================================================

Jakarta, 22 Januari 2012.

Siang ini, Minggu, 22 Januari 2012, publik kembali diguncang dengan kecelakaan maut yang menewaskan 8 pejalan kaki dan menyebabkan 4 orang kritis, di Jalan Ridwan Rais, kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat.

Menurut berita yang dimuat sejumlah media online, kejadian tragis itu, dipicu ketika sebuah mobil jenis Daihatsu Xenia, hilang kendali di jalanan dan menabrak para pejalan kaki.

Terkait dengan kejadian tersebut, Oto Blogger Indonesia (OBI) menyatakan:

1. Keprihatinan mendalam terhadap tragedi Xenia maut. Semoga keluarga korban diberi ketabahan dalam menghadapi kejadian memilukan ini.

2. Mendesak aparat penegak hukum menuntaskan Baca lebih lanjut

8 Pejalan Kaki Tewas. Masih amankah kita di jalan?

Korban Tragedi Tugu Tani Sedang Dievakuasi.

Korban Tragedi Tugu Tani Sedang Dievakuasi.

Saat sedang berkendara menuju Cibubur ini, tiba2x saja mendapat pesan Blackberry Messanger dari om Edo soal postingan terbarunya. Mirisnya, isi blog itu menyatakan telah terjadi kecelakaan di sekitar Tugu Tani yang menyebabkan 8 orang tewas seketika.

Hati ini semakin miris saat mengetahui bahwa para korban itu yang tewas justru pejalan kaki yang tengah menunggu kendaraan umum di halte, bahkan ada yang baru saja selesai mengikuti latihan futsal. Yang tewas dari mulai bapak-bapak, sampai balita. Bahkan salah satu korban, Nani (25) tengah hamil 3 bulan. Semua korban ditabrak oleh sebuah mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan oleh AS, seorang wanita.

Jujur, penulis merasa sedih. Bagaimana tidak? Para pejalan kaki itu berada di tempatnya, trotoar, pinggir jalan. Bukan sedang menyeberang, bukan juga sedang bermain-main di tengah jalan.

Apakah benar2x sudah tidak berharga nyawa pejalan kaki? Sudah sedemikian egoisnya kah pengendara mobil, sehingga tidak berkendara dengan empati? Bukankah semua yang ada di jalan berhak untuk selamat? Apakah kita harus menunggu jatuh korban di pihak keluarga, rekan, teman atau sahabat, baru kita sadar? Saat penulis merenungkan ini, entah bagaimana perasaan keluarga yang langsung kehilangan empat kerabat keluarganya. Ini benar-benar tragedi. (Hnr)

Ketika Batu Terbang Menghantam Lutut

Ekstra Waspada Saat Berkendara di Dekat Area Konstruksi

Membaca postingan Eyang Edo yang terinsiprasi oleh kejadian yang dialami oleh bro Nadi membawa penulis ke kejadian beberapa hari lalu. Jika penulis tidak “beruntung”, mungkin penulis akan mengalami nasib yang sama seperti lady biker korban kecelakaan tersebut.

Beberapa hari lalu, malam hari, antara pukul 20.00-21.00, penulis tengah melintas menggunakan redbastard di sepanjang jalur kalimalang mengarah ke Halim, Jakarta. Tidak seperti biasanya, penulis menggunakan pelindung lutut, atau protektor. Padahal, jika berkendara sehari-hari, protektor jarang digunakan. Terbukti, keputusan menggunakan protektor ini tidak akan pernah penulis sesali.

Saat berkendara melintas wilayah Cipinang, tepat di depan proyek pembangunan Cipinang Indah Mall, sekilas penulis melihat banyak benda bertebaran di jalan. Entah itu batu, atau tanah-tanah keras dari truk yang biasanya wara-wiri di proyek sejenis. Dan dalam hitungan detik, Baca lebih lanjut

Berkendara Hemat, Efisien dan Ramah Lingkungan Ala Shell

Judul di atas sekiranya paling tepat mewakili kesan yang penulis dapatkan saat menghadiri acara Shell Launching Media tadi pagi di Hotel Four Seasons. Ternyata, Shell memerkenalkan sebuah inovasi. Artinya bukan sebuah produk baru, tetapi penyempurnaan dari yang sudah ada (izinkan penulis menyebutnya demikian). Nama inovasi itu adalah Shell Fuel Economy Formula.

Shell Fuel Economy Formula, menurut klaim Shell adalah sebuah inovasi teknologi bahan bakar. Teknologi ini bekerja dengan menjaga komponen mesin tetap bersih dari deposit/kerak sisa-sisa pembakaran. Dengan itu, mesin bisa bekerja lebih maksimal, mengurangi energi yang hilang dan secara otomatis lebih efisien dalam konsumsi bahan bakar. Karena bahan bakar lebih efisien, maka jarak tempuh menjadi lebih panjang. Dari sisi konsumen, hal ini sepertinya cukup baik. Artinya, konsumen akan lebih Baca lebih lanjut

Akhirnya, Terkena Penyakit Menular Ninja250

Beberapa hari lalu, penulis mengalami kejadian yang kurang mengenakkan. Awalnya penulis hendak mengisi bensin di spbu yang byk menggunakan warna kuning. Nah saat memutar kunci di pintu tangki bensin, ternyata tidak bisa. Seperti ada yang menahan kunci tersebut untuk berputar membuka pintu tanki. Sedikit dipaksa ternyata tidak bisa juga. Akhirnya niat mengisi bbm ditunda, segera menuju tempar parkir. Mencoba membuka lagi, namun pintu tanki tidak juga merespon. Kunci tidak bisa diputar ke posisi “open”. Gawat nih! Pikir penulis.

Penulis sudah banyak mendengar beberapa kasus seperti ini. Bahkan terakhir, rekan blogger dan juga penikmat keju, beruang madu asam manis alias Benny, pernah mengalami patah kunci di bagian yang sama. Berdasarkan itu, penulis pun berhati-hati menangani hal ini. Ada beberapa solusi. Pertama, menggagalkan agenda pertemuan, dengan resiko Baca lebih lanjut