TVZ DAZZ, Better Late Then Never

TVS Dazz. Pendatang Baru di Dunia Skutik

TVS Dazz. Pendatang Baru di Dunia Skutik

Skutik. Generasi motor yang awalnya dianggap banci ini, kini menjadi primadona penjualan ATPM di Indonesia. Buktinya, berdasarkan catatan eyang Edo Rusyanto, Skutik mendominasi penjualan di tanah air dengan total penjualan nyaris 60% atau sekitar 5 jutaan unit. Jelas ini mendorong para pemain baru, seperti TVS untuk mencicipi kue kecil yang manis itu.

“Kita tidak muluk-muluk. Bisa 1% dari total penjualan matik secara keseluruhan di Indonesia saja sudah bagus. Ini baru produk pertama kita untuk motor skutik, makanya kita tetap fokus pada pangsa pasar yang selama ini sudah setia dengan merk TVS.” Ujar Herry “Dragon” sang Chief Marketing Officer TVS Indonesia, pada acara Bloggers Gathering kemarin (Rabu, 23/7) di pabrik TVS, Karawan, Bekasi, Jawa Barat.

Sementara itu, Anand Krisnan, CEO TVS Indonesia mengatakan, “Kita akui, kita memang agak terlambat merespon pasar. Oleh sebab itu, kami sungguh berhati-hati melepas produk ini. Kami tidak mau gegabah. Apalagi melihat banyaknya pemain lama dengan kemampuan yang jauh lebih besar dari segi penjualan. Kami optimis Dazz bisa memenuhi kebutuhan konsumen.”

Ketika ditanya soal diferensiasinya, Herry “Dragon” menjelaskan, “Kami tahu diri. Tidak akan sok pasang target tinggi. Yang penting, motor ini harganya yang Cuma 9 jutaan bisa dibeli oleh masyarakat. Mau tunai silahkan, mau kredit silahkan. Kami sudah bekerja sama dengan beberapa leasing. Tentu saja fitur khas tvs, charger ponsel tetap kami sertakan. Selain itu, untuk velg, kami impor khusus dari India dan ban-nya tubeless pula. Ini semua untuk memberikan nilai lebih kepada pelanggan.” Ketika disinggung soal armada after sales support, Herry mengatakan bakal ada penambahan main dealer di beberapa titik strategis. “Dengan penambahan main dealer, kami yakin masyarakat pengguna TVS maskin percaya diri menggunakan dan membeli produk kami. Tidak usah khawatir soal suku cadang. Saat ini justru kami tengah mendesain pembelian suku cadang online.” Tambah pria yang menjadi entertainer bagi blogger hari itu.

Numpang Foto :D

Numpang Foto 😀  Foto by Berly

Dazz memang sedikit terlambat. Ketika Honda dan Yamaha sudah sibuk “berperang” saling sikut di daerah skutik dan menjadi rajanya. Kedua samurai Jepang tersebut sudah hapal betul perilaku konsumen dan celah-celah pemasaran. Tetapi toh Dazz, dari sisi konsumen cukup menarik. Harganya bisa berbeda hingga 2 juta dengan skutik lainnya. Fitur AHO, Brake Lock Features, Velg yang mumpuni, tangki bahan bakar 5.3 liter dan ban tubeless menjadi gimmick marketing yang tidak kalah dengan pemain lama di lini ini. Jadi, walaupun sedikit terlambat, mudah-mudahan Dazz bisa jadi pilihan baru penggemar motor di tanah air.

3 comments on “TVZ DAZZ, Better Late Then Never

Tinggalkan Balasan & Jangan Tampilkan Link Lebih Dari 1.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s