Nih Dia Penyebab Kantuk Saat Berkendara

dr. Andreas Prasadja berbicara tentang penyebab mengantuk saat berkendara.

dr. Andreas Prasadja berbicara tentang penyebab mengantuk saat berkendara.

Senin (29/7) sore, Bridge function Aston Rasuna menjadi tempat diskusi para penggiat keselamatan berkendara. IBC (Independent Bikers Community), komunitas sepeda motor yang isinya para pekerja media, menyelanggarakan diskusi dengan tema yang menari: “Mengantuk itu Bahaya”.

Tidak kurang dari Sekjen AISI, Hari Sasono, Chairman IBC Edo Rusyanto, Dokter “Tidur”  Andreas Prasadja serta Kasubdit Keamanan dan Keselamatan Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP (Pol) Irvan Prawira Satyaputra turut sumbang pemikiran. Dari komunitas, ada KHCC (karisma honda cyber community), kopdar pengicau, Kulo Biker Sanes Gangster (KBSG), serta perwakilan dari RSA (Road Safety Association) dan beberapa komunitas lainnya.

“Dok, bagaimana caranya mencegah mengantuk?” tanya om Edo Rusyanto. Andreas Prasadja, menjawab, “Sederhana, tidur yang cukup.” Jawaban Dokter yang gemar bersepeda itu sontak mengundang tawa ringan. Namun Andreas melanjutkan. “Kita harus membedakan antara mengantuk dan Kelelahan. Fatigue atau kelelahan artinya tubuh butuh waktu untuk istirahat sejenak. Belum tentu harus tidur. Terkadang hanya butuh udara segar atau pengalih perhatian. Tetapi jika anda sudah mengantuk, artinya anda kurang tidur. Namun, kurang tidur pun bukan berarti jam tidur anda kurang. Bisa saja ada sebab lain.” Andreas menegaskan bahwa gejala mengantuk bisa disebabkan oleh banyak hal. “Bisa saja orang tersebut sudah tidur 7 jam semalam sebelumnya, tetapi dia masih mengantuk. Nah perlu diselidiki dahulu, malam-malam sebelumnya dia tidur cukup tidak? Jika tidak, yah sama saja. Artinya, sekali lagi, tidur itu sudah kebutuhan biologis. Harus dipenuhi.”

Ketika ditanya perihal zat-zat pengganti atau “anti tidur” seperti kopi, merokok atau zat additif lainnya, dengan cermat Andreas menjelaskan secara ilmiah. “Tidak ada zat apapun yang bisa menggantikan efek restoratif tidur. Kenapa? Sekali lagi, itu sudah kebutuhan, tidak bisa digantikan. Lalu bagaimana jika mengantuk saat berkendara? Boleh minum kopi, boleh minum minuman energi atau additif yang tidak membahayakan. Tapi yang harus diingat, berhentilah di tempat yang aman dan kondusif. Setelah itu, silahkan minum kopi. Namun, setelah minum kopi, tidurlah sejenak sekitar 20-30 menit. Alasannya sederhana, kafein itu memberikan dampak 30 menit setelah diminum. Jadi setelah tidur 30 menit, maka efeknya akan baru terasa.”

Saat ditanya oleh Edo Rusyanto selaku Chairman IBC perihal bahaya mengantuk saat berkendara, Andreas menegaskan bahwa bahaya mengantuk saat berkendara sama seperti mabok akibat alkohol saat berkendara. “Sangat berbahaya! Pernah mengalami saat berkendara, tiba-tiba entah kenapa kita merasa beberapa menit sebelumnya tidak sadar, dan sudah berada di lokasi tertentu? Nah itu tandanya kita sudah mengantuk. Kenapa tetap bisa berkendara? Otak kita mengendarai motor atau mobil berdasarkan insting saja. Tidak jarang orang yang mengalami kecelakaan tidak sadar, tahu-tahu sudah ada di rumah sakit.” Andreas juga menambahkan, beberapa kecelakaan penerbangan disebabkan salah satunya faktor mengantuk atau kekurangan tidur.

Andreas juga tidak lupa menekankan bahwa pola tidur tidak bisa diubah begitu saja. Harus ada tahapan. “Jika misalnya kita terbiasa tidur jam 12 malam, tidak bisa langsung diubah tidur jam 9 malam misalnya. Majukan dahulu 15 menit. Lalu hari berikutnya, majukan lagi 15 menit lagi. Secara bertahap. Dengan begitu kita bisa adaptasi waktu tidur lebih baik.”

Untuk para pemudik, Andreas tetap merekomendasikan untuk tidak tidur terlalu larut malam menjelang mudik. “Yang penting, sebelum mudik, malamnya tidur 6-7 jam. Dan harap diingat, 3-4 hari menjelang mudik, istirahat yang cukup. Dan saat mudik, jujur kepada diri sendiri. Begitu anda mengantuk, langsung menepi dan beristirahat. Tidur 30 menit sampai 1 jam, itu cukup untuk mengembalikan metabolisme dan kebugaran tubuh.” Ternyata, tidak mudah ya melawan ngantuk.(hnr)

Iklan

6 comments on “Nih Dia Penyebab Kantuk Saat Berkendara

  1. ane pernah tuh ngalamin, nggak sadar pas riding, cuma pake insting, nggak tau berapa km yg kelewat. Tapi bukan gara2 kurang tidur, ternyata karena sarapannya kebanyakan, jadi setelah 1 jam ngantuk banget.

  2. Aku nyetir melenceng ke pembatas jalur…bangun karena jeduk nya…subhanolloh bahaya sekali..rasanya baru meloncati jam waktu.. Ga yakin kalo tadi tidur..

  3. Itu namanya “Micro Sleep”,,, ketiduran beberapa detik, sampai lupa udah sampai mana perjalanan,,, ane sangat sering mengalami itu,,,, terjadi karena terjebak di kecepatan konstan < 60 KM/J karena padatnya lalu lintas, ditambah lagi panas nya suhu lingungan (pake motor), di kecepatan segitu sangat terasa sampai bikin kepala rasanya kebakar,,,

    Ane sangat menghindari mengendarai motor jam 11 – 2 siang,,, disaat matahari lagi diatas ubun-ubun,, apalagi safty gear (minimal jaket riding) bikin panas banget,, ibarat bejemur di pantai tapi pakai selimut,,,

    Pemilihan jaket riding yg windproof tapi cukup ventilasi juga penting,,, jangan terlalu terobsesi dengan jaket waterproof, ingat kita di iklim tropis, mesti pakai jaket yg banyak ventilasinya,,, kalo hujan kan bisa pakai raincoat/jas hujan,,,

    Soalnya serba salah,,, mau riding gk pake jaket, efek akibat terpaan angin saat riding gk enak di badan ketika sampai tujuan,,, meski adem,,, pake jaket malah kepanasan,,,

  4. Aku juga alamin itu, sering banget ngantuk saat berkendara motor. Selama ini ga papa, aman2 saja,,, tp hari ini ngantuk q berujung nabrak motor lain yg ada d depan motor q, al hasil motor q dan motor tsb jatuh,,, kecelakaan pun terjadi,,,, trauma pun skrg datang,, jd takut nyetir motor sendiri huhuhu 😥

Tinggalkan Balasan & Jangan Tampilkan Link Lebih Dari 1.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s