Mungkinkah Motor India Melawan Motor Jepang?

foto: situs motorun.biz

Seberapa besar kemampuan sebuah pabrikan roda dua asal India untuk bersaing dengan raksasa otomotif Jepang? Itu adalah pertanyaan besar yang ada di benak pemulis ketika menerima undangan dari salah satu atpm (agen tunggal pemegang merk) asal India terkait peluncuran produk terbarunya. Tapi nanti dulu, pabrikan yang satu ini tidak seperti “Saudaranya” yang sempat sukses di segmen motor sport, namun hengkang karena sebab yang tidak jelas. TVS Motor Company Indonesia (TMCI), adalah pihak yang mulai berani bermain di segment sport tersebut. Jagoan baru mereka adalah Apache RTR Xventure 180. Motor sport yang awalnya “datar”, kini mulai dikemas sebagai motor untuk petualang dengan nama baru “Apache Xventure”. Herry Budijanto Dragono, Chief Marketing Officer PT TMCI mengatakan, “Kenapa kita gak main di segmen 150 atau 160 cc? Sudah ada jagoannya di situ. Repot kalo kita head to head.” Selanjutnya, pria yang gemar bermain sulap itu menyatakan TVS serius bermain di segmen sport di bawah 200cc. “Kami yakin konsumen bakal memertimbangkan TVS Apache Xventure 180 menjadi pilihan bagi mereka yang ingin berpetualang menggunakan sepeda motor”. Di saat yang bersamaan, Direktur TMCI, R.Anandakrishnan pun optimis terhadap Xventure. “We are confidence there is a market oppurtinity with Apache RTR Xventure 180”.

Rere (kiri) dan Agoy (kanan) anggota tim RTB yang berhasil menyelesaikan perjalanan lintas Kalimantan. foto: RTB

Varian Apache RTR Series memang bukan sembarang motor. Buktinya, tim Round The Borneo (RTB) yang beranggotakan Andry Berlianto, Adi Agoy, Rere dan satu lady biker bernama Aji sudah mencoba motor tersebut menembus beringasnya medan perjalanan pulau Kalimantan. Selama 2 bulan, tim RTB mencoba hingga ke tingkat maksimal ketahanan mesin TVS tersebut. “Gue cukup kagum sama mesin TVS Apache RTR ini. Gak ada gejala mau rontok walaupun sudah digeber ribuan kilometer. Kalo masalah minor seperti penyesuaian garpu, swing arm dll, pastinya ada. Namanya juga kondisi ekstrim, tapi soal mesin gue acungin jempol lah.” Ujar Adi Agoy saat ngobrol di sela-sela acara launching tersebut. Agoy menggunakan varian Apache RTR 180.

Ceruk motor sport memang mulai menarik lebih dari biasanya. Jika sebelumnya hanya Yamaha saja yang melenggang menjadi jawara, sejak 2007, khususnya di segmen 150cc, kini AHM mulai merangsek masuk dan mengklaim sudah menguasai segmen motor sport. Nah TVS yang merupakan pemain baru di ranah ini, mudah-mudahan saja mempunya trik tertentu untuk memikat para calon pengguna motor sport, khususnya para petualang roda dua. Entah dari desain, karakter mesin, hingga mungkin Gimmick Marketing. Apalagi genre motor mid range untuk perjalanan jauh mulai digemari sejak 5 tahun terakhir. Dan tentu saja, jangan lupa layanan aftersales-nya. Semoga TVS tidak mengulangi kesalahan Bajaj yang sudah angkat kaki dari negeri ini.(hnr)

5 comments on “Mungkinkah Motor India Melawan Motor Jepang?

Tinggalkan Balasan & Jangan Tampilkan Link Lebih Dari 1.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s