Dari Seorang Sales Menjadi Sukses, Sebuah Buku Dari Paulus S. Firmanto

Buku Paulus“Maaf mas, tidak tertarik. Saya masih punya sepeda motor yang bisa digunakan”, demikian ucap saya saat seorang salesman atau seorang pramuniaga menawarkan lembar berisi tawaran kredit harga sepeda motor dari atpm sepeda motor asal Jepang, yang kuartal pertamanya di tahun ini meraih pemasukan sekitar 1,7 trilyun. Dan bukan saya saja yang menolak, beberapa pengendara yang tengah beristirahat di sebuah SPBU di bilangan Kalimalang, Jakarta Timur pun melakukan hal yang serupa. Namun sang pramuniaga tidak bergeming, selalu dengan ramah menghampiri setiap orang dan walaupun mendapatkan respon yang sama.

Kejadian tersebut mengingatkan saya tentang buku karya mantan petinggi industri roda dua di Indonesia. Beberapa bulan lalu, mantan General Manager Marketing di Yamaha Indonesia Motor Manufacturing tersebut, meluncurkan sebuah buku tentang bagaimana menjadi seorang salesman yang baik. Judulnya adalah 19 Rahasia Sukses, Kisah Nyata Perjalanan Seorang Sales Menuju Puncak Karir.

“Saya ingin berbagi pengetahuan, supaya anak-anak muda yang kini tengah merintis pekerjaan menjadi seorang pramuniaga tidak lagi memandang profesi ini (pramuniaga) sebelah mata.” Ujar Paulus. S Firmanto, sang penulis buku tesebut. Ditemui di Café De Lekker miliknya, di Bekasi Square, Bekasi, awal Mei lalu, Paulus yang dikenal baik di kalangan wartawan otomotif, mengaku buku tersebut terinspirasi dari perjalanan hidupnya. “Sejak mulai merintis pekerjaan seorang pramuniaga hingga detik ini, saya tidak pernah berhenti untuk belajar. Yah salah satunya dari membaca buku. Oleh sebab itu, saya berpikir, kenapa tidak berbagi pengetahuan dengan membuat buku?” ujar pria yang juga hobi mengendarai motor besar ini.

Buku 19 Rahasia Sukses, Kisah Nyata Perjalanan Seorang Sales Menuju Puncak Karir ini, jauh dari asumsi saya saat menerimanya dari Paulus. Sebagai orang yang tidak pernah menjalani profesi seorang pramuniaga, saya mengira buku ini akan penuh dengan jargon marketing dan sejenisnya. Entah itu istilah teknis ataupun berbagai terminologi marketing lainnya. Tapi sebaliknya, buku terbitan onblosscrreative ini justru tampil dengan bahasa yang mudah dimengerti dan mengalir ringan bagai cerita pendek. Selain itu, desain dan tata letak halamannya memberikan kesan menyenangkan. Mulai dari pemilihan jenis huruf yang menyerupai tulisan krayon, hingga penggunaan ilustrasi kartun dan warna latar belakang halaman penuh warna. Untuk menghindari kesan membosankan, Paulus bertutur melalui karakter fiktif bernama Joko.

Joko, seorang fresh graduate dari bangku kuliah, hendak memulai profesi seorang pramuniaga. Awalnya, Joko ragu menjalani profesi tersebut karena persepsi yang selama ini ada di benaknya tentang “orang jualan”. Namun, setelah berkonsultasi dengan pamannya, soerang praktisi pramuniaga, Joko memutuskan untuk mencoba profesi tersebut. Melalui karakter Joko inilah, Paulus mencoba memberikan gambaran tentang tantangan yang bakal dihadapi oleh seorang pramuniaga. Tantangan tersebut mulai dari penentuan langkah pertama menjual barang/produk, bagaimana membuat diri kita pede saat menjual, bahkan sampai topik yang menjadi momok bagi semua penjual pemula: Rejection atau Penolakan.

Paulus bahkan membahas penolakan dari pelanggan dalam bab khusus berjudul “Biasa Menghadapi Penolakan”. Salah satu trik menyiasati penolakan dari calon pembeli adalah bagaimana kita memandang penolakan tersebut. Ternyata, penolakan bisa diolah oleh seorang pramuniaga menjadi stimulus bagi dirinya. Penolakan tidak serta merta bahwa kita gagal. Bisa saja calon pembeli BELUM membutuhkan produk yang kita tawarkan. Atau mungkin dia belum mempunyai cukup dana untuk membeli produk atau jasa yang kita tawarkan. Bahkan buku ini secara tegas menyatakan bahwa penolakan sebagai “…Anggap saja, sebuah penolakan ibarat obat yang kendati pahit ketika ditelan, tetapi mampu menyembuhkan…” (hal. 59)

Joko sang karakter digambarkan tidak melulu sebagai seorang pramuniaga pemula. Sedikit demi sedikit Joko mulai mendapatkan kepercayaan pelanggan. Dan Joko pun mulai belajar lebih banyak untuk menghadapi tantangan yang lebih berat. Mulai dari bagaimana menjaga hubungan baik dengan pelanggan, jangan membohongi pelanggan, hingga bagaimana menghadapi pelanggan yang mempunyai lebih banyak permintaan. Tak lupa Joko pun belajar banyak tentang bagaimana seorang pramuniaga yang baik, jugalah seorang pendengar baik. Sangatlah penting untuk mendengar keluhan, kebutuhan dan keinginan konsumen.

Dari penyampaiannya yang sederhana, Paulus memang terbukti hanya ingin berbagai tanpa terkesan menggurui. Bagi penulis sendiri, dengan bahasa yang ringan, menggunakan tokoh Joko dan lebih banyak membahas sisi lain pekerjaan pramuniaga, buku karya Paulus ini membantu memberikan perspektif baru tentang dunia pramuniaga dan tantangannya di kondisi terkini. Buku ini jelas bukanlah ditulis oleh seorang mahaguru dunia marketing, tapi Paulus adalah salah satu orang yang bertanggungjawab di salah satu ATPM yang mampu menghasilkan omset trilyunan rupiah tiap tahunnya. Seorang praktisi marketing yang sudah banyak makan asam garam.

Buku ini bisa jadi panduan bagi mereka yang baru saja memulai pekerjaan pramuniaga, atau bagi mereka yang sudah menjalaninya. Salah satu bagian yang menurut penulis menjadi fokus dari buku ini adalah, bahwa menjual barang/jasa tidak lagi sebatas menjanjikan diskon, uang muka murah, cicilan ringan dan lainnya. Dalam bahasa penulis, buku ini seakan ingin mengatakan, “Sales itu tidak melulu tentang menjual barang/jasa, tetapi bagaimana mendapatkan kepercayaan konsumen dan memertahankannya, dengan komunikasi yang baik”. 19 Rahasia Sukses, Kisah Nyata Perjalanan Seorang Sales Menuju Puncak Karir karya Paulus S. Firmanto sungguh inspiratif. (hnr)

Data Buku:
Judul: 19 Rahasia Sukses, Kisah Nyata Perjalanan Seorang Sales Menuju Puncak Karir.
Penulis : Paulus S. Firmanto
Penerbit: onblosscreative
Harga: < Rp. 50.000,-

Iklan

3 comments on “Dari Seorang Sales Menjadi Sukses, Sebuah Buku Dari Paulus S. Firmanto

Tinggalkan Balasan & Jangan Tampilkan Link Lebih Dari 1.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s