Pilih mana, Ducati Monster atau Kawasaki Er6N?

“Sudah laku berapa bang?” tanya penulis saat servis di salah satu bengkel Kawasaki di bilangan Bekasi, beberapa hari lalu. Pertanyaan ini penulis lontarkan saat melihat seorang pengendara Kawasaki Er6n (600cc) hendak meninggalkan bengkel. “Kalau gak salah sih udah 6 buah. Lumayan juga lakunya.” Ujar salah seorang mekanik. Jawaban ini pun penulis lontarkan ke sang admin bengkel. “Iya, lumayan juga peminatnya. Yang inden ada sekitar 3-4 orang. Yang udah ambil udah di atas 5 orang. Yah mendekati 10 unit deh.” Demikian jawab sang admin.

Apa yang dibicarakan penulis beberapa waktu lalu dengan OBIwan sepertinya menjadi kenyataan. Baca lebih lanjut

Valentino Rossi Akan Pensiun?

Rossi terisak saat mengetahui Sahabatnya telah pergi.

Mengikuti perkembangan pasca kepergian Marco “Super Sic” Simoncelli yang tewas di sirkuit Sepang Minggu (23/10) lalu, sungguh menarik, namun di saat yang bersamaan membuat agak risih. Pasalnya, begitu banyak yang langsung menyudutkan berbagai pihak terkait musibah itu. Ada yang menyalahkan kenapa evakuasi dari pihak Sepang Circuit begitu lambat dan tidak profesional. Atau ada juga yang memerdebatkan, siapa yang melindas Marco? Edwards atau Rossi? Seakan-akan, diperlukan sosok tersangka dalam musibah yang membuat dunia balap motor menangis tersebut.

Dan seperti biasa, gosip pun mulai bermunculan. Salah satunya adalah kabar tidak mengenakkan, bahwa Valentino Rossi, Rival dan juga sahabat dekat Marco Simoncelli, dikabarkan akan gantung helm. Baca lebih lanjut

Ciao Super Sic! We’ll miss you…

Dia pernah dicaci maki oleh penggemar Pedrosa karena menyebabkan pembalap Spanyol tersebut terjatuh dan mengalami patah di tangan. Ia selalu perang kata-kata dengan Lorenzo. Stoner pun tak terlalu senang dengan dirinya. Tapi mereka semua mengakui pembalap bernomor 58 itu punya nyali yang buas di track saat balapan.

Marco Simonceeli, Rival langganan Dovisiozo dan teman akrab Valentino Rossi, meninggal pukul 16.56 waktu setempat (Malaysia). Penulis tidak percaya dengan apa yang terpampang di layar kaca. Helm AGV Super Sic menggelinding ke pinggiran lintasan. Baca lebih lanjut

Rossi Meminta Maaf, Stoner Tetap Ngambek

Tidak ada yang dapat merasakan kesalnya hati seperti Casey Stoner. Betapa tidak,  saat lomba MotoGP Jerez Minggu (3/3) lalu, saat sedang berkonsentrasi mengejar Simonceli yang berada di urutan pertama, Stoner disalib Rossi. Tapi apa daya, Rossi terjatuh dan membawa Stoner turut serta. Juara sesi pembuka di Qatar itupun harus terjungkal mencium aspal. Rossi tertimpa dua motor, sementara Stoner terseret beberapa meter. Rossi masih beruntung bisa melanjutkan lomba dan finish di urutan ke-5. Tapi Stoner, justru harus menelan ludah karena motornya tidak bisa dinyalakan kembali, dan harus pasrah karena gagal menyelesaikan lomba. Baca lebih lanjut

MotoGP Jerez : Anti Klimaks (Detik-detik Jatuhnya Rossi dan Stoner)

Bagi penggemar motogp, pastinya tidak lupa kejadian beberapa jam lalu di sirkuit Jerez. Lorenzo menang, diikuti oleh Pedrosa dan Hayden. Bosan juga lihat Lorenze senyum sumringah, tapi salut kepada Pedrosa yang didera penyakit lengan kiri tapi tetap berprestasi. Nah, Hayden ngapain “di situ”? Kok tumben bisa naik podium? Lah ini yang jadi seru.

Seharusnya, jika saja terjadi, MotoGP akan mencetak sejarah baru. Sayangnya, cuaca (atau mungkin keberuntungan) tidak berpihak kepada calon pembuat sejarah tersebut. Misalnya, Rossi yang sempat jatuh di sesi kualifikasi, langsung divonis oleh banyak kalangan tidak bisa berbuat banyak karena start dari urutan ke-12. Tapi sungguh mengejutkan. “the doctor” justru langsung melesat “memburu” sainggannya. Belum genap lomba berjalan 5 lap, Rossi sudah berada di posisi ke-4 dan memburu Stoner yang bertengger di posisi ke-3. Penulis pun langsung yakin, bahwa Rossi mampu jadi juara. Tapi tiba-tiba saja, saat hendak overtake Stoner, Rossi tergelincir dan mengajak Stoner turut serta. Rossi jatuh tertimpa GP11-nya. Sementar Stoner terlempar. Rossi mampu melanjutkan lomba dan finis di urutan ke-6. Rossi hebat? Tidak juga. Baca lebih lanjut