Moto Gear Review: KYT Runner 2

Catatan:
Review yang dilakukan adalah hasil pengamatan independen penulis, dan tidak mendapat tekanan dari pihak manapun, termasuk produsen yang mengeluarkan produk. Review ini juga tidak bisa dijadikan acuan ataupun standar dalam penilaian. Penulis, dengan semangat berbagi dan independensi blogger, hanya memberikan pendapat seobyektif mungkin perihal suatu produk.

Setelah KYT V2R dan Ink CBR600 mampir ke meja review, kini penulis berkesempatan untuk mencoba satu lagi helm produk anak negeri. Setelah melego V2R kepada seorang teman :D, penulis memutuskan untuk mencoba salah satu produk KYT kembali yaitu tipe Runner 2. Sebenarnya penulis sudah sejak lama mengincar jenis helm ini. Namun karena generasi awalnya menggunakan sistem penguncian dagu yang menggunakan mekanisme micro-lock, entah kenapa penulis merasa ragu. Hingga akhirnya dari seorang rekan yang membeli varian terbaru, terlihat bahwa sistem chin strap-nya menggunakan model buckle. Baca lebih lanjut

KYT V2R

Catatan:

Review yang dilakukan adalah hasil pengamatan independen penulis, dan tidak mendapat tekanan dari pihak manapun, termasuk produsen yang mengeluarkan produk. Review ini juga tidak bisa dijadikan acuan ataupun standar dalam penilaian. Penulis, dengan semangat berbagi dan independensi blogger, hanya memberikan pendapat seobyektif mungkin perihal suatu produk.

Tipe V2R, berwarna merah, ukuran XL, dengan emboss SNI di belakang. Yah, inilah helm yang kini penulis gunakan sehari-hari. Sebagai sebuah produk, tentu saja ada plus dan minusnya. Untuk itu, penulis ingin berbagi informasi tentang helm ini. Baca lebih lanjut

Dokumentasi Pengujian Helm SNI 1811-2007

DSC_0076Selasa (20/10) lalu RSA mendapat undangan untuk melakukan factory visit ke salah satu produsen helm lokal yaitu PT. DMI (Dinaheti Motor Industri). Selain melakukan peninjauan proses produksi, rombongan juga berkesempatan untuk melihat dari dekat proses pengujian helm berdasarkan SNI 1811 – 2007 yang sudah menjadi kewajiban untuk setiap helm yang beredar di Indonesia. Berikut adalah dokumentasi foto dan sedikit penjelasan pengujian tersebut. Karena keterbatasan waktu, tidak semua pengujian bisa didokumentasikan. Pengujian untuk suhu ekstrem dan pengujian ketebalan padding serta shell belum sempat didokumentasikan. Baca lebih lanjut

Helm Handal, Tidak Perlu Mahal!

Penentuan titik-titik jatuh beban untuk Uji Penyerapan Energi Kejut.

Penulis masih ingat betul ketika adanya kewajiban SNI di helm menjadi topik hangat di milis/diskusi diantara para anggota klub/komunitas roda dua. Wajar banyak pengendara roda dua yang ragu terhadap SNI 1811-2007 yang hendak mengatur tentang standarisasi helm untuk pengendara kendaraan roda dua. Masalahnya, sosialisasi terkesan minim dan tidak terbuka perihal pengujian terhadap helm-helm yang dijual di pasaran. Nah selasa lalu (21/10) sebagian pertanyaan sudah mulai terjawab.

Adalah RSA (Road Safety Association) yang mengadakan acara Factory Visit ke salah satu pabrik produksi helm lokal. Walaupun terkesan mendadak, tak kurang dari 22 perwakilan komunitas/klub bergabung untuk mengunjungi pabrik PT. DMI (Dinaheti Motor Industri) yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat tersebut. Perusahaan yang sudah berdiri sejak 1979 ini memproduksi beberapa merk helm lokal, diantaranya INK dan KYT. Selain itu mereka juga memroduksi beberapa merk helm luar negeri, tapi hanya untuk kebutuhan ekspor. Baca lebih lanjut