MotoGP Jerez : Anti Klimaks (Detik-detik Jatuhnya Rossi dan Stoner)

Bagi penggemar motogp, pastinya tidak lupa kejadian beberapa jam lalu di sirkuit Jerez. Lorenzo menang, diikuti oleh Pedrosa dan Hayden. Bosan juga lihat Lorenze senyum sumringah, tapi salut kepada Pedrosa yang didera penyakit lengan kiri tapi tetap berprestasi. Nah, Hayden ngapain “di situ”? Kok tumben bisa naik podium? Lah ini yang jadi seru.

Seharusnya, jika saja terjadi, MotoGP akan mencetak sejarah baru. Sayangnya, cuaca (atau mungkin keberuntungan) tidak berpihak kepada calon pembuat sejarah tersebut. Misalnya, Rossi yang sempat jatuh di sesi kualifikasi, langsung divonis oleh banyak kalangan tidak bisa berbuat banyak karena start dari urutan ke-12. Tapi sungguh mengejutkan. “the doctor” justru langsung melesat “memburu” sainggannya. Belum genap lomba berjalan 5 lap, Rossi sudah berada di posisi ke-4 dan memburu Stoner yang bertengger di posisi ke-3. Penulis pun langsung yakin, bahwa Rossi mampu jadi juara. Tapi tiba-tiba saja, saat hendak overtake Stoner, Rossi tergelincir dan mengajak Stoner turut serta. Rossi jatuh tertimpa GP11-nya. Sementar Stoner terlempar. Rossi mampu melanjutkan lomba dan finis di urutan ke-6. Rossi hebat? Tidak juga. Baca lebih lanjut

Iklan

MotoGP Jerez. Battle of Spaniards!

Spaniard, adalah sebutan warga kelahiran Spanyol. Sebutan yang tentu saja cocok dikenakan kepada Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa. Dua pembalap MotoGP yang tadi malam membuat sebuah tontonan seru bagi jutaan pemirsa di seluruh dunia. Dan dari dua orang itu pula, MotoGP seri Jerez kembali membuktikan bahwa MotoGP hanya untuk pembalap kelas dunia.

Saat lomba dimulai, seperti biasa, Pedrosa meluncur sesegera mungkin  untuk menjauhkan diri dari pesaingnya (Lorenzo, Rossi & Stoner). Tikungan pertama, Rossi langsung mengambil posisi kedua dari Lorenzo yang tersingkir ke posisi keempat. Namun peta pertarungan akan segera berubah.

Baca lebih lanjut